(Selamat Datang di Website Resmi Ma'had Al-Jami'ah IAIN STS Jambi) مرحبا بكم في الموقع الرسمي لمعهد الجامعة الإسلامية الحكومبة سلطان طه سيف الدين جمبي

Main Menu

Login Form



Bagikan di Facebook

Link Ma'had



iain_kecil

iain_kecil

banner_60_150

Home

POSISI PEMBELAJARAN BAHASA DI MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN STS JAMBI

POSISI PEMBELAJARAN BAHASA DI MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN STS JAMBI

(ANTARA KENYATAAN DAN HARAPAN)

Oleh : Drs. Habibuddin Ritonga, MA

  1. 1.GAMBARAN UMUM

Secara umum pembelajaran di Ma’had berlangsung selama 24 jam. Aktivitas pembelajaran dimulai dengan membangunkan seluruh warga Ma’had untuk segera mempersiapkan diri dan mengikutipaket salat Subuh. Disebut paket Subuh karena dalam pakaet ini banyak kegiatan yang dimulai dengan Salat Sunah, Subuh, zikir, ceramah subuh, Sima’ al-Qur’an dan pembelajaran bahasa (giving new vocabularies/mufradaat al-jadiidah)Atau dikenal juga dengan nama sobahullughah. Paket ini dilanjutkan dengan sedikit relaksasi dengan olahraga jalan kaki bersama.

Mahasiswa yang belum sempat mandi qabla Subh akan segera mandi, sementara lainnya sudah memperisapkan diri untuk futhur, yang kemudian dilanjutkan ke persiapan menuju perkuliahan di prodi masing-masing, yaitu di kampus IAIN Telanai dan di kampus IAIN Sungai Duren. Perkuliahan tersebut biasanya berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Dan mereka pun segera menuju asrama untuk aktivitas lainnya.

Sesampai di asrama tentu tidak banyak yang bisa mereka kerjakan selain dari makan, salat Zuhur, sedikit melihat catatan perkuliahan paginya di prodi masing-masing, dan kemudian segera pula menuju lokal perkuliahan bahasa di masing-masing kelasnya . Untuk tahun akademik 2011-2012 mereka terbagi ke dalam 9 lokal belajar paralel. Aktivitas belajar di kelas ini dilakukan selama 5 hari per minggu, dimulai dari hari Senin sampai hari Jum’at., dan waktunya dari pukuil 14.00 s/d pukul 17.30 WIB. Aktivitas belajar klasikal ini deselingi dengan salat ‘Ashar berjamaah.

 

Si Kerdil yang Mahal dan Indah

Kerdil tak selamanya buruk. Lihat saja tanaman kerdil nan cantik yang merupakan hasil pembudidayaan lewat seni bonsai. diketahui bahwa bonsai merupakan salah satu seni pemangkasan tanaman yang dilakukan agar tanaman tumbuh kerdil dan mini. Tapi tak mudah, karena untuk memperoleh bonsai yang sempurna membutuhkan waktu cukup lama.

Untuk mendapatkan sebuah hasil bonsai yang sempurna butuh waktu lima sampai enam tahun. Belum lagi jika Anda menginginkan bonsai dengan bentuk tertentu. Misalnya gaya tegak lurus, tegak berliku, atau miring. Masing-masing memiliki tingkat kesulitan dan teknik tersendiri untuk merawatnya. Tapi, setimpal dengan harganya yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Ficus benyamina atau yang sering disebut dengan beringin, kali ini menjadi ajang kreativitas bagi bidang Pertamanan Ma’had al-Jamiah. Sabtu (7/1), Bidang Pertamanan La_Pasma Ma’had al-Jami’ah bersama ustadz Abu Manshur memutuskan untuk membuat suatu taman bonsai beringin yang indah dan unik. Beringin di ambil dari desa Niaso Aurduri 2, yang berbentuk akar-akar dan batang. Bonsai (tanaman hias yang dikerdilkan) dari akar beringin ini mulai ditanam (8/1) di samping kediaman rumah ustads Abu Mansur.
Tanaman yang terkenal dengan bisnis komersil ini, tentunya memiliki harga jual yang tinggi. Terkenal sebagai tanaman kelas tinggi dan cara penanamannya yang membutuhkan skill. Karna itu penanaman ini juga menunjukan bahwa di Ma’had al-Jamiah dapat menghasilkan tanaman yang selain bersifat indah juga bernilai komersil, tetapi tidak mengeluarkan dana seperti pada umumnya. Melainkan di dapatkan dari hasil penanaman sendiri.
“pada mulanya kami tidak tahu cara penanaman ini, namun sejak di asrama dan mendapat bimbingan langsung dari ustadz Manshur, kami jadi mengetahui cara-cara perawatan, okulasi tanaman dan lain sebagainya.” Ujar Ardiansyah (15/1).
Selain bernilai tinggi, ternyata penanaman bonsai ini juga mengandung pembelajaran bagi para mahasantri. Selama proses penanaman bonsai tentunya terdapat kemudahan dan kesulitan. Kemudahannya, karna bonsai berasal dari akar maka cara penumbuhannya dapat lebih mudah dilakukan. Sementara kesulitannya terdapat dalam media penanaman, seperti pemilihan tempat penanaman yaitu di tempat yang tidak terlalu lembab ataupun kering, selain itu media tanah juga merupakan faktor utama dalam proses penumbuhan tanaman ini. Hal ini adalah hal kecil yang harus di perhatikan dalam penanaman bonsai. belum lagi proses penyiraman yang memang menjadi hal yang utama , hama yang mengganggu, dan lain sebagianya.
Meskipun sepertinya sulit, sesuatu yang di awali dengan kesungguhan akan mendapatkan hasil yang baik. Semoga dengan penanaman bonsai ini dapat memperindah asrama kita. (inti)


 

Pengumuman Libur Ma'had

PENGUMUMAN

NO : ISTIMEWA

SETELAH MEMPERTIMBANGKAN AKTIVITAS PERKULIAHAN DI MASING-MASING FAKULTAS, UJIAN SEMESTER, PEMBAYARAN SPP DAN KONTRAK MATA KULIAH SEMESTER GENAP 2011/2012, RAPAT PIMPINAN MA’HAD AL-JAMI’AH MENETAPKAN :

  1. LIBUR AKTIVITAS MA’HAD MULAI 1 FEBRUARI
  2. MAHASANTRI YANG SUDAH MENYELESAIKAN UJIAN DI FAKULTASNYA BOLEH MEMINTA IZIN KE UNIT KEMAHASANTRIAN UNTUK DAPAT MENINGGALKAN ASRAMA MA’HAD
  3. MAHASANTRI MA’HAD WAJIB MASUK KE ASRAMA TANGGAL 19 FEBRUARI 2012
  4. PEMBELAJARAN DIMULAI TANGGAL 20 FEBRUARI 2012

 

DEMIKIAN PENGUMUMAN INI DIBUAT UNTUK DAPAT DITAATI DENGAN IKHLAS.

                                                         JAMBI, 22 JANUARI 2012.

                                                                   MENGETAHUI

SEKRETARIS,                                DIREKTUR MA’HAD AL-JAMI’AH

 

ttd

                                                                              

Drs. Habibuddin Ritonga, MA          Drs. A. TARMIZI, M.HI

 

La_PASMA Adakan Upgrading

Upgrade Pengurus La_PASMA – Lembaga Pengurus Asrama Ma'had Al-Jami'ah (La_PASMA) mengikuti upgrading (perbaikan, Red) keorganisasian, semalam (15/1). acara ini dimulai pukul 21.00 WIB dan berakhir pukul 22.30 WIB di Labor Bahasa Ma'had Al-Jami'ah
Up Grading merupakan kegiatan peningkatan kemampuan pengelolaan keorganisasian bagi semua pengurus La_PASMA. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus mengenai manajemen organisasi, dapat meningkatkan keprofesionalisme dan jiwa kepemimpinan setiap pengurus Selain itu, menumbuhkan sikap kekeluargaan sehingga tercipta kerjasama tim yang solid.
Up grading kali ini diisi dengan materi mengenai administrasi surat menyurat dan manajemen organisasi. Materi ini disampaikan oleh Ahmad Nasuha, dan Yusuf AM, pembimbing organisasi tersebut. Pengurus tampak antusias dengan materi ini terkait tata cara pembuatan dan aturan surat menyurat dalam organisasi.
Menurut Nasuha, seluruh pengurus La_PASMA harus mampu dengan baik berorganisasi. Banyak hal bermanfaat yang bisa didapatkan dengan berorganisasi. Antara lain melatih kepekaan sosial, berinteraksi antarteman, mengembangkan jiwa leadership, serta melatih kemampuan manajemen.
”Kita harus menjaga kesolidan antar pengurus agar dapat menjalankan program kerja dengan baik dan sukses. Kami yakin segala sesuatu yang baik pasti akan selalu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Lebih dari itu, semua cita-cita mulia tentu akan mendapatkan Ridho dari Allah SWT,” ungkap Satria Hasibuan, ketua La_PASMA putra periode 2011-2012.
Semoga dengan upgrading ini, La-PASMA menghasilkan bibit berkualitas untuk melanjutkan keberlangsungan oragniasi ini kedepannya dan mampu bersaing dengan organisasi-organisasi lain yang berada di luar Ma'had Al-Jami'ah. (nas)

 

Rebutan Bola Di Kantor Gubernur

Bermain FutsalJambi, Minggu (15/1) lapangan kantor gubernur Jambi, Telanaipura dikejutkan dengan mahasantri putra Ma’had al-Jami’ah. Sekitar 60 orang mahasantri memadati lapangan untuk bermain futsal.


Apa jadinya jika futsal dimainkan oleh 60 orang dengan 30 vs 30. Bukan berniat mencetak goal, malah menjadi seru-seruan memperebutkan 1 bola dengan 60 pemain. Abdul Aziz, adalah salah satu mahasantri Ma’had al-Jami’ah mengaku “senang, baru kali ini kami barmain futsal seramai ini, dimana-mana pemain futsal itu hanya 5 orang.”


Saking asik dan ramainya, salah seorang mahasantri sempat kehilangan sepatunya. Sebut saja namanya, MI. Ia kehilangan satu sepatunya. saat menyepak bola, sepatunya pun juga ikut melayang bersama bolanya. Akibatnya, mahasantri lain pun beralih menyepak sepatu miliknya, bukan bola. Meskipun demikian ia tetap senang, bisa berseng-senang bersama teman-temannya.(tra)

 

Latest News

Display News

Mini Frontpage



banner_60_150

Pilihan Bahasa


Pengunjung

Kami punya 5 tamu online

Informasi Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini34
mod_vvisit_counterKemarin377
mod_vvisit_counterMinggu Ini701
mod_vvisit_counterMinggu Lalu5238
mod_vvisit_counterBulan Ini10931
mod_vvisit_counterBulan Lalu25466
mod_vvisit_counterSemuanya274943

Kami punya: 2 tamu, 3 bots online
IP Anda: 38.107.179.210
 , 
Hari ini: 21 May, 2012

Polling

Bagaimana menurut anda website ini?